Sholat Dhuha
1.Pengertian sholat dhuha
Sholat dhuha merupakan sholat sunnah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu Dzuhur.
Sholat dhuha termasuk sholat sunnah muakkad yang sifatnya sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
2. Jumlah Raka'at sholat dhuha
Jumlah raka’at minimal shalat Dhuha adalah 2 raka’at. Sedangkan menurut Ar Rofi’i, raka’at maksimalnya adalah 12 raka’at. Sedangkan menurut Imam Nawawi dalam Syarh Al Muhaddzab, jumlah raka’at maksimal shalat Dhuha adalah 8 raka’at. Inilah pendapat kebanyakan ulama.
3. Waktu sholat dhuha
Awal waktu sholat dhuha ini kira-kira dimulai sekitar 15 menit setelah terbitnya matahari. Jika terbitnya matahari pukul 07.00 maka sholat dhuha dapat dimulai pada 07.15
Akhir waktu sholat dhuha ini kurang lebih sekitar 5 – 10 menit sebelum tergelincirnya matahari ke arah barat, yaitu mendekati waktu zawal. Jika waktu zawal pada jam 11.30 maka akhir waktu sholat dhuha sampai 11.20
Waktu yang baik untuk mengerjakan shalat dhuha adalah di waktu yang akhir, yaitu waktu yang dalam keadaan semakin panas.
4. Keutamaan shola dhuha
1. Dibangun rumah di surga
Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw: “Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga,” (Shahih al-Jami`: 634)
2.Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…” (Shahih al-Targhib: 673).
3. Dua rakaat dhuha senilai 360 sedekah
“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim)
4.Empat rakaat dhuha membawa kecukupan
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)
5. Ghanimah terbanyak
“Barangsiapa berwudhu kemudian pergi pada waktu pagi ke masjid untuk melaksanakan shalat dhuha, maka hal itu adalah peperangan yang paling dekat, ghanimah yang paling banyak, dan kembalinya lebih cepat” (HR. Tirmidzi dan Ahmad; hasan shahih).Empat rakaat dhuha membawa kecukupan
-Cara untuk melaksanakan sholat dhuha itu sangat mudah loh temen-temen
1.Niat sholat
"Usholli sunnaatadluhaa rak'ataini mustaqbilalqiblari adaa-alillahi ta'aala"
artinya: saya berniat sholat dhuha 2 rakaat menghadap kiblat karena allah ta'ala .
2.takbiratul ikram,lebih baik jika diikuti dengan doa iftitah
3.membaca surat alfatihah
4.membaca surat pendek
5.ruku
6.i'tidal
7.sujud
8.duduk diantar dua sujud
9.sujud kedua
10.berdiri
11.untuk rokaat kedua lakukanlah sepert sholat wajib seperti biasa nya
12.salam
adapun doa yang dianjurkan setelah melaksanakan sholat dhuha
“Allaahumma Innadh Dhuhaa a dhuhaa uka wal bahaa a bahaa uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal qudrota qudrotuka wal ‘ishmata ‘ishmatuka. Allaahumma Inkaana rizqiy fis samaa i fa anzilhu wa inkaana fil ardhi fa akhrijhu, wa inkaana mu’assiron fa yassirhu wa inkaana harooman fa thohhirhu wa inkaana ba’iydan fa qorribhu. Bihaqqi dhuhaa ika wabahaa ika wajamaalika waquwwatika waqudrotika aatinii maa aataita ‘ibaadakas sholihiin.”
artinya:“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha itu adalah dhuhaMu, keagungan itu merupakan keagunganMu, keindahan itu merupakan keindahanMu, kekuatan itu adalah kekuatanMu, kekuasaan itu adalah kekuasaanMu”, dan penjagaan-penjagaan adalah penjagaanMu. “Ya Allah, jika rezekiku masih di langit maka turunkanlah, jika ada di dalam bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, apabila itu haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah”. “Demi kebenaran dhuhaMu, keagunganMu, keindahanMu, kekuatanMu dan kekuasaanMu, berikanlah kepadaku sebagaimana apa yang Engkau berikan kepada hambamu yang sholeh”.
note:baiklah teman teman cukup sekian artikel dari saya mohon maaf apabila ada kesalahan ,semoga setelah membaca artikel ini teman teman bisa terinspirasi untuk melaksanakan sunnah rasul yang sangat di anjur kan wassalamu'alaikum wr.wb
